HomeAktual
Cadar & Celana Cingkrang, Simbol Radikalisme?
Oleh Redaksi31/10/2020
Pertanyaan:
Apakah cadar dan celana panjang di atas mata kaki (cingkrang) adalah simbol radikalisme, atau simbol anti-merah putih NKRI? Pertanyaan ini disebabkan ada sebagian pihak yang menjadikan keduanya sebagai simbol radikalisme dan anti-merah putih, bahkan sampai dibuat film tentang itu.
Mohon penjelasannya. Terima kasih.
Dijawab oleh Ustadz Qomar Z.A., Lc.
“Cadar dan Celana Cingkrang, Simbol Radikalisme?”
Audio AsySyariah.com
AL-USTADZ QOMAR SUAIDI, LC.
00:00
00:00
UNDUH AUDIO
Semoga Allah memberikan kepada kita semua sikap bijak dan ilmu yang bermanfaat.
Terkait dengan pertanyaan tersebut, sesungguhnya cadar dan celana panjang di atas mata kaki tidak ada sangkut pautnya dengan simbol radikalisme, baik di negeri ini maupun di negeri lain.
Adanya aksi radikalisme yang dilakukan oleh orang yang bercadar atau bercelana panjang di atas mata kaki tidak berarti bahwa penampilan tersebut menjadi simbol radikalisme atau simbol anti-merah putih.
Sebagaimana kita ketahui, radikalisme, separatisme, dan kekerasan di negeri kita ini telah dilakukan oleh berbagai pihak, baik yang tanpa label agama seperti komunis maupun yang berlabel agama, baik Islam maupun selain Islam.
Terkait dengan pihak yang berlabel Islam, hendaknya dipahami bahwa Islam tidak mengajarkan radikalisme dan terorisme.
Baca juga: Sepenggal Catatan Tentang Terorisme
Jadi, ketika pelaku teror membawa sebagian simbol Islam, simbol Islam tersebut tidak berarti simbol teror. Contoh sederhana, shalat. Apakah jika pelaku teror melakukan shalat berarti shalat menjadi simbol teror? Tentu saja tidak.
Begitu pula cadar. Cadar merupakan ajaran agama Islam yang dianjurkan atas muslimah mana pun untuk memakainya, terlepas dari tinjauan sisi hukumnya, apakah wajib atau sunnah. Para ulama berbeda pendapat antara mewajibkan dan menilainya sunnah.
Hukum tersebut tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan aksi kekerasan. Hukum ini pun telah dibahas sejak dahulu oleh para ulama mazhab.
Sebagai contoh, Imam asy-Syafi’i sendiri mengatakan,
“Seorang wanita yang sedang berihram tidak menutup wajahnya. Apabila dia ingin menutup wajahnya, hendaknya dia merenggangkan kerudung lalu menjulurkan kain menutupi wajahnya dengan renggang….” (lihat kitab al-Umm, 2/185)
Dalam fikih Hambali, al-Qadhi Iyadh berkata,
“… Ulama—semoga Allah merahmati mereka—mengatakan, ‘Dalam hadits ini ada hujah bahwa wanita tidak wajib menutup wajahnya di jalan, tetapi itu hanya sunnah baginya, …. dst.” (lihat kitab al-Adab asy-Syar’iyyah, 1/316. Dinukil dari kitab ar-Raddul Mufhim hlm. 35, 40, dan 120)
Baca juga: Cadar Menurut Ulama Mazhab Syafi’i
Ucapan mereka ini bersumber dari dalil-dalil syariat yang banyak. Di antaranya, diriwayatkan bahwa Shafiyyah bintu Syaibah mengatakan,
“Saya melihat Aisyah melakukan thawaf menggunakan niqab (penutup wajah). Aisyah mengatakan, ‘Dahulu ada rombongan melewati kami. Kami saat itu berihram bersama Rasulullah. Saat rombongan itu sejajar dengan kami, salah seorang wanita dari kami menjulurkan jilbabnya dari kepala menutupi wajahnya. Apabila mereka telah lewat, kami buka’.” (Dinukil dari kitab Jilbabul Mar’ah hlm. 108)
Begitu pula masalah celana panjang di atas mata kaki. Masalah ini telah banyak disebutkan dalam hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Sebagai contoh adalah hadits berikut ini.
مَا أَسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ مِنَ الْإِزَارِ فَفِي النَّارِ
“Kain sarung yang di bawah kedua mata kaki maka tempatnya di neraka.” (HR. al-Bukhari no. 5785)
Baca juga: Larangan Isbal (Menjulurkan Pakaian di Bawah Mata Kaki)
Hukum ini bagi kaum laki-laki.
Ini adalah hukum bagi tiap muslim, di mana pun dia. Tidak ada sangkut pautnya dengan radikalisme, apalagi dengan antikeindonesiaan atau anti-merah putih.
Semoga jawaban ini cukup sebagai penjelas dalam hal ini.
Tags: Cadar​celana​cingkrang​isbal​melawan terorisme​musbil​radikalisme​teroris​terorisme
Previous Post
Kisah Qarun, Pelajaran Penting Buat Para Hartawan
Next Post
Macam-macam Riba
Related Posts
Macam-Macam Azab Kubur
OLEH REDAKSI 09/12/2021 0
Amalan yang Menyelamatkan dari Azab Kubur
OLEH REDAKSI 08/12/2021 0
Aktual
Macam-Macam Azab Kubur
OLEH REDAKSI 09/12/2021 0
AKTUAL
Berikut ini beberapa macam azab kubur yang disebutkan oleh dalil dari ayat Al-Qur'an dan hadits Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam....
SELENGKAPNYA
Amalan yang Menyelamatkan dari Azab Kubur
OLEH REDAKSI 08/12/2021 0
AKTUAL
Setelah memberitahukan dahsyatnya azab kubur dan sebab-sebab yang akan menyeret ke dalamnya, baik melalui firman-Nya maupun melalui lisan Rasulullah shallallahu...
SELENGKAPNYA
Artikel Terbaru
ASY SYARIAH EDISI 078
Arti Nama Allah: Ash-Shamad
OLEH REDAKSI 02/10/2021
Ash-Shamad الصَّمَدُ adalah salah satu nama Allah subhanahu wa ta’ala yang sangat agung. Kita akan mengetahui keagungan nama ini apabila...
SELENGKAPNYA
Hukum Rokok
12/08/2021
Tobat dari Perbuatan Zina
26/07/2021
Audio Terbaru
Cadar & Celana Cingkrang, Simbol Radikalisme?
OLEH REDAKSI 31/10/2020 0
Ukuran Zakat Fitrah Sesuai Ukuran Sha’ di Zaman Nabi
OLEH REDAKSI 22/05/2020 0
Tolak Musibah dengan Takwa
OLEH REDAKSI 13/05/2020 0
Nasihat dan Dukungan untuk Tenaga Medis Terkait Covid-19
OLEH REDAKSI 27/03/2020 0
Majalah Asy Syariah (versi digital)
Selain versi cetak, tersedia pula Majalah Asy Syariah dalam versi digital, Untuk membaca versi digital, Anda bisa mengunduhnya di Smartphone Android anda dengan menggunakan Aplikasi Google Play Book
KUNJUNGI MAJALAH ASY SYARIAH DI GOOGLE PLAY BOOK
Kontak
Redaksi: 0813-2807-8414
Sirkulasi: 0858-7852-5401
Layanan: 0823-2741-2095
Email: asysyariah@gmail.com
Tentang Majalah AsySyariah
Majalah AsySyariah adalah Majalah ahlussunnah wal jamaah di Indonesia. Membahas dan menampilkan pembahasan artikel berdasarkan Al-Qur’an dan As Sunnah dengan apa yang di pahami oleh generasi awal umat ini.
Alamat
Jl. Titi Bumi - Potrojoyo 2 No. 082 (gg. Kenanga 26B) RT 01 Patran, Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55599
Majalah Islam AsySyariah
PengirimanDaftar Agen
© 1442 H Majalah Asy Syariah
Web Desain oleh DakwahStudio.

Majalah Asy Syariah